Bolehkah Wanita Berangkat Haji Tanpa Mahram?

Bagaimana hukum wanita berangkat haji tanpa mahram? Apakah hajinya sah? Dan bolehkah seorang perempuan mencari nafkah ke luar negeri karena ingin membahagiakan kedua orang tuanya?

Wanita Berangkat Haji Tanpa Mahram

Seorang wanita yang beriman tidak boleh bepergian jauh (safar) tanpa adanya mahram. Apakah itu untuk mencari uang atau untuk beribadah seperti haji dan umrah. Dan pelakunya berdosa.

Berdasar keumuman hadits dari Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

( لَا تُسَافِرْ الْمَرْأَةُ إِلَّا مَعَ ذِي مَحْرَمٍ وَلَا يَدْخُلُ عَلَيْهَا رَجُلٌ إِلَّا وَمَعَهَا مَحْرَمٌ ) ، فَقَالَ رَجُلٌ : يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنِّي أُرِيدُ أَنْ أَخْرُجَ فِي جَيْشِ كَذَا وَكَذَا وَامْرَأَتِي تُرِيدُ الْحَجَّ ؟ فَقَالَ : ( اخْرُجْ مَعَهَا ! )

“(Tidak boleh seorang wanita bepergian jauh kecuali bersama mahramnya, dan tidak boleh berdua dengan laki-laki asing kecuali disitu ada mahramnya). Berkata seorang laki-laki: Ya Rasulullah, sesungguhnya aku ingin keluar berjihad bersama pasukan ini dan ini, sedangkan istriku ingin berhaji? Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: (Pergilah bersama istrimu!)”.  (HR. Al- Bukhary – Muslim).

Dalam hadis di atas Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang wanita bepergian jauh kecuali dengan mahram, bahkan menyuruh orang yang mau pergi berjihad untuk menemani istrinya yang mau pergi haji.

Jadi wanita bepergian harus bersama mahram untuk ibadah atau untuk yang lain. Hal ini tidak lain kecuali demi kebaikan wanita tersebut. Betapa banyak kita dengar kejadian-kejadian yang menyedihkan akibat perginya seorang wanita tanpa mahram. Bahkan ketika ibadah haji. Na’udzubillah min dzalik.

Kalau seorang wanita nekad berhaji atau umrah tanpa mahram maka haji dan umrahnya tetap sah, akan tetapi dia berdosa.

Lihat juga: Syarat Sah Haji

Perlu diketahui bahwasanya wanita yang tidak punya mahram atau mahramnya belum mampu, maka wanita tersebut berarti belum mampu dan tidak wajib untuk haji. Allah akan memberi pahala atas niatnya meski dia meninggal dalam keadaan belum berhaji.

Adapun perginya seorang wanita muslimah ke luar negeri untuk mencari uang dengan alasan membahagiakan orang tua dan lain- lain , maka hukumnya tetap tidak boleh kalau tanpa mahram. Karena haji saja yang merupakan rukun Islam kelima, dan ibadah yang dilaksanakan untuk mencari ridha Allah saja seorang muslimah harus pergi bersama mahram, apalagi perkara-perkara dunia. Jadi niat yang baik harus diiringi cara yang baik.

Semoga Allah memperbaiki keadaan kita.
Referensi: KonsultasiSyariah.com